Kamis, 19 Juli 2012

Hikmah & Pentingnya Berpuasa


Dalam ibadah puasa terdapat sejumlah hikmah dan maslahat, sebagai mana telah diisyaratkan oleh nash-nash syariat itu sendiri.
Diantaranya adalah :
1)      Tazkiyah An-Nafs[1] , dengan mematuhi perintah-perintaNya, menjauhi larangan-Nya, dan melatih diri untuk menyempurnakan ibadah kepada Allah semata, meskipun itu dilakukan dengan menahan diri dari hal-hal yang menyenangkan dan membebaskan diri dari hal-hal yang telah lekat sebagai kebiasaan.
2)      Bahwa puasa, disamping menyehatkan badan (sebagai mana dinyatakan oleh para dokter spesialis ) juga bisa menagangkat aspek kejiwaan mengungguli aspek materi dalam diri manusia.
3)      Terbukti bahwa puasa merupakan tarbiah bagi iradah[2] , jihad bagi jiwa, pembiasaan kesabaran, dan “pemberontakan” kepada hal-hal yang telah lekat mentradisi.
4)      Sudah sama-sama difahami bahwa nafsu seksual adalah senjata setan yang paling ampuh untuk menundukkan manusia, sehingga sejumlah aliran psikologi menganggap bahwa ia adalah penggerak utama semua pikiran. Puasa berpengaruh mematahkan gelora syahwat ini yang mengangkat tinggi-tinggi nalurinya, khususnya jika terus menerus melakukan puasa dengan ,mengharap pahala Allah SWT.
5)      Di antara sekian banyak hikmah puasa adalah menajamkan perasaan terhadap nikmat Allah SWT. Akrabnya nikmat bisa membuat orang kehilangan perasaan terhadap nilainya. Ia tidak mengetahui kadar kenikmatan, kecuali jika sudah tidak ada di tangannya. Dengan hilangnya nikmat, berbagai hal dengan mudah dibedakan.
6)      Selain itu juga, puasa juga mempunyai hikmah ijtima’iyyah[3] , khusunya puasa ramadhan. Puasa ini --dengan memaksa orang untuk lapar, sekalipun mereka bisa kenyang-- memiliki sejenis persamaan umum yang dipaksakan, menanamkan dalam diri orang-orang yang mampu agar berempati derita orang-orang fakir miskin. Atau sebagai mana yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim,” Ia dapat mengingatkan mereka akan kondisi laparnya orang-orang miskin”(Qhardawi,2001:26).
7)      Gabungan dari semua itu, adalah bahwa puasa dapat mempersiapkan orang menuju derajat taqwa dan naik ke kedudukan orang-orang Muttaqien[4]. Ibnul Qayyim berkata “ Puasa memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam memelihara fisik, memelihara kekuatan batin, dan mencegah bercampur aduknya berbagai bahan makanan yang merusak kesehatan” (Qhardawi, 2001:27). Puasa memelihara kesehatan hati dan anggota tubuh, serta mengembalikan lagi hal-hal yang dirampas oleh tangan-tangan nafsu Syahwat. Ia adalah sebesar-besar pertolongan untuk membangun taqwa.
8)      Dapat menerbitkan kesucian hati dan pikiran seseorang. Sedangkan dengan tidak berpuasa menimbulkan yang serupa dengan keadaan orang yang mabuk, berupa reaksi indra yang menurun, kekuatannya, menyerap pemahaman melemah, yang karena itu dapat membutakan hati.
9)      Timbulnya kerendah hatian, kemurah hatian, dan pemantangan diri dari setiap hal yang dapat menjauhkan diri dari Allah SWT. Seorang yang berpuasa bisa terbebas dari efek buruk pelanggaran batas dan penyembahan keliru terhadap Allah SWT. seperti arogansi, egoisme, dan kesombongan.
10) Kesenangan beribadah karena orang yang biasa puasa akan mempunyai banyak waktu, berlawanan dengan orang yang jarang berpuasa. Orang yang berpuasa bisa terbebas dari kesibukan menata makanan lezat, dan pengobatan --yang diakibatkan terlalu banyak memakan makan yang enak tapi tidak sehat--, sehingga mempunyai banyak waktu luang dan kesempatan yang lebih tenang dan nyaman dalam melakukan ibadah.
11) Pada kemampuan seseorang secara financial, yakni dapat mengalokasikan dana financial tersebut untuk bersedekah, berziarah, menyemarakkan kebaikan, dan pelaksanaan ibadah lainnya yang menuntut biaya.
 
Pentingnya Berpuasa
 
Sebenarnya ada apa dibalik puasa sehingga sehingga puasa sangat penting untuk di lakukan?
Kegiatan rutin yang berkesinambungan cenderung menimbulkan tiga macam dampak yang serius.
Pertama, sesuatu yang berjalan Sebagai bussines as usual[5]  kadang tanapa kita sadari menjadi dinding yang masif yang menghalangi kita melihat realitas lain di luar dinding tersebut.
Kedua, kegiatan rutin setelah berjalan sekian lama cenderung menyebabkan terjadinya psychological boring[6] yang berakibat pada stres atau depresi. Apa pun akibatnya, kebosanan jiwa bisa berdampak lebih jauh dengan membuat pengidapnya menjadi kurang kreatif dan produktif. Itu sebabnya dalam seminggu ada lima atau enam hari kerja. Dalam setahun ada hak cuti selama dua belas hari kerja. Semua itu dimaksudkan agar masing-masing pekerja mempunyai waktu yang cukup untuk beristirahat,refreshing[7],  traveling[8]atau relaksasi. Dengan harapan setelah libur itu berlalu para pekerja kembali bekerja dengan tingkat kreatifitas dan produktifitas yang lebih baik lagi.
Ketiga, tubuh kita memiliki dua sentra kegiatan. Perut adalah sentra yang bersifat materialistis dan biologis. Sementara sentra kegiatan yang lain adalah otak. Makan minum adalah kebutuhan rutin manusia sejak dibuaian. Seksualitas adalah kebutuhan biologis orang dewasa. Pada saat keduanya berjalan secara rutin, maka ia cenderung mengkoopatasi kebutuhan kita yang lain yang berbasis di otak.
Pertanyaannya ialah: adakah cara yang paling praktis untuk meruntuhkan tembok tembok masif yang kita bangun sendiri? Apakah refreshing yang kita lakukan di hari-hari libur benar-benar dapat mengobati kebosanan jiwa dan membuat kita lebih kreatif dan produktif? bisakah otak yang terkooptasi oleh perut dikembalikan pada struktur yang sebenarnya; yaitu bahwa otaklah yang harus menjadi panglima bagi perut?
Puasa adalah praktek langsung yang bermuara pada penghayatan untuk meruntuhkan dinding massif dan menghilangkan psychological boring, beserta turunan-turunannya.
Puasa juga berfungsi sebagai palu godam yang meruntuhkan sekat-sekat social dan sekaligus pil penawar kebosanan psikologis kita. Puasa juga berfungsi sebagai power untuk merestrukturisasi kebutuhan yang berbasis diperut dan di otak yang susunannya telah jungkir balik setelah selama ini.
Cuma kalau berhenti disini, puasa hanya akan melahirkan sosialisme, psikologisme, dan intelektualisme baru, dan akan berhenti sebagai mazhab pemikiran belaka persis sebagai mana filsafat praktis lainnya.
   Puasa mengajarkan nilai yang melampaui semua itu. Puasa mengajarkan nila-nilai ilahi yang bersifat trasendental. Karena dalam perspektif islam, bukan sekularisasi yang tepat, tapi trasendentalisasi. Yaitu bagaimana cara agar setiap hal yang ada pada hidup kita tidak berhenti pada modus to have[9]  tapi bergerak menuju modus to be[10].

Selasa, 23 Agustus 2011

manchester united


Manchester United F.C. (biasa disingkat Man UtdMan United atau hanya MU) adalah sebuah klub sepak bola papan atas diInggris yang berbasis di Old TraffordManchester,
Dibentuk sebagai Newton Heath L&YR F.C. pada 1878 sebagai tim sepak bola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath, namanya berganti menjadi Manchester United pada 1902.
Meski sejak dulu telah termasuk salah satu tim terkuat di Inggris, barulah sejak 1993 Manchester United meraih dominasi yang besar di kejuaraan domestik di bawah arahan Sir Alex Ferguson - dominasi dengan skala yang tidak terlihat sejak berakhirnya era Liverpool F.C. pada pertengahan 1970-an dan awal 1980-an. Sejak bergulirnya era Premiership di tahun 1992, Manchester United adalah tim yang paling sukses dengan dua belas kali merebut trofi juara.
Meskipun sukses di kompetisi domestik, kesuksesan tersebut masih sulit diulangi di kejuaraan Eropa; mereka hanya pernah meraih juara di Liga Champions tiga kali sepanjang sejarahnya (1968, 1999, 2008).
Sejak musim 86-87, mereka telah meraih 22 trofi besar - jumlah ini merupakan yang terbanyak di antara klub-klub Liga Utama Inggris. Mereka telah memenangi 19 trofi juara Liga Utama Inggris (termasuk saat masih disebut Divisi Satu). Pada tahun 1968, mereka menjadi tim Inggris pertama yang berhasil memenangi Liga Champions Eropa, setelah mengalahkan S.L. Benfica 4–1, dan mereka memenangi Liga Champions Eropa untuk kedua kalinya pada tahun 1999 dan sekali lagi pada tahun 2008 setelah mengalahkanChelsea F.C. di final. Mereka juga memegang rekor memenangi Piala FA sebanyak 11 kali.[2] Pada 2008, mereka menjadi klub Inggris pertama dan klub Eropa kedua yang berhasil menjadi Juara Dunia Antarklub FIFA.
Pada 12 Mei 2005, pengusaha Amerika Serikat Malcolm Glazer menjadi pemilik klub dengan membeli mayoritas saham yang bernilai £800 juta (US$1,47 milyar) diikuti dengan banyak protes dari para pendukung fanatik.